Cara Membersihkan Debu Yang Biasa Kita Lakukan Ternyata Salah ! Ini yang Benar

Cara Membersihkan Debu Yang Biasa Kita Lakukan Ternyata Salah ! Ini yang Benar

¬†MetroBendera.com¬†– “¬† Cara Membersihkan Debu Yang Biasa Kita Lakukan Ternyata Salah ! Ini yang Benar “

Membersihkan perabot rumah tangga adalah pekerjaan yang melelahkan. Mulai dari lantai, perabotan hingga langit-langit. Tugas rumah itu membuat waktu satu hari seakan tidak cukup.

Apalagi jika membersihkan debu sepertinya tidak ada cara yang efektif untuk membuatnya hilang tanpa jejak. Jika hari ini membersihkan debu, tidak sampai dua hari debu akan muncul kembali. Berikut solusi untuk kesalahan yang biasa anda buat saat membersihkan debu.

  • Menggunakan Kemoceng Bulu : Hal dasar yang diketahui membersihkan debu harus menggunakan kemoceng bulu. Padahal benda ini hanya memindahkan debu dari satu tempat ke tempat lain. Sebaiknya gunakan pembersih debu dengan microfibre atau elektrostatika yang dapat menahan debu tidak terbang kembali. Agar pembersih jenis ini awet, cuci dan dan ganti secara berkala.
  • Tidak Membersihkan Kasa Jendela dan Ventilasi : Kasa tipis yang terdapat di jendela dan di atas pintu adalah magnet debu yang tak terdeteksi. Jika lupa membersihkan area ini, udara yang masuk ke ruangan akan terus penuh dengan debu. Dengan pembersih vakum, bersihkan bagian kasa dan ventilasi anda.
  • Membersihkan dengan Pembersih Kering : Saat membersihkan debu dengan alat yang kering sangat susah untuk mengumpulkan debu. Semprotkan pembersih microfibre ke lap lalu bersihkan debu dengan mudah.
  • Menyemprot Cairan Pembersih Langsung ke Perabot : Jika anda melakukan ini cenderung membuat lapisan licin pada perabot kayu dan justru menarik lebih banyak debu. Lebih baik, semprotkan cairan pembersih ke lap dan bersihkan debu di permukaan perabot. Jika lebih suka langsung menyemprot ke perabot, pastikan anda mengelap lagi dengan kain kering.
  • Lupa Mengganti Filter Pembersih Vakum : Pembersih vakum dirancang untuk menangkap debu tipis dan kotoran yang tidak dapat dibersihkan dengan alat pembersih biasa. Jika filter pembersih tersumbat dengan banyak debu, justru bisa menghembuskan debu kembali ke udara. Sangat penting untuk selalu membersihkan dan mengganti filter pada pembersih vakum anda.
  • Menjemur Kasur : Orang-orang sering menjemur kasur dengan tujuan menghilangkan lembab atau menghilangkan debu. Bahkan ketika dijemur, seringkali kasur tersebut dipukul-pukul agar debunya hilang. Namun menjemur sambil memukul kasur adalah hal yang sia-sia untuk menghilangkan debu. Karena debu memang akan beterbangan dan menempel kembali ke kasur. Sebaiknya anda menggunakan mesin penyedot debu untuk menghilangkan debu yang menempel pada kasur.
  • Membersihkan Kaca : Kini sudah banyak orang yang membersihkan kaca menggunakan cairan pembersih. Ternyata penggunaan pembersih kaca juga perlu diperhatikan. Sinar matahari ternyata dapat membuat cairan pembersih kaca jadi lebih cepat mengering sehingga akan menimbulkan garis. Untuk itu sebaiknya anda membersihkan kaca di rumah pada sore, malam hari atau ketika langit mendung. Agar kaca tetap terjaga, gunakanlah karet pembersih yang ukurannya disesuaikan dengan ukurannya.
  • Menyimpan Barang di Atas Lemari : Atas lemari sering dianggap sebagai tempat ideal untuk menyimpan berbagai barang yang jarang digunakan. Padahal karena jarang dipakai, debu-debu justru akan berkumpul di sana. Sebaiknya letakkan barang yang yang tidak digunakan pada tempat yang tertutup rapat. Misal boks penyimpanan atau lemari tertutup. Bebaskan daerah atas lemari dari benda yang tidak terpakai. Bersihkan bagian atas lemari secara rutin.
  • Mengganti Ruang Terbuka Hijau dengan Halaman Beton : Tanah yang menjadi medium tumbuhnya tanaman di halaman kerap dituding sebagai biang kotor. Memang jika kering, partikel tanah bisa beterbangan dan masuk ke rumah. Namun menutupnya dengan beton bukanlah solusi. Hal ini justru membuat lebih banyak debu beterbangan. Pertahankan ruang terbuka hijau dan tanami. Rerumputan dan daun-daun tanaman lain bisa menjadi penahan debu agar tidak masuk ke rumah.
  • Kesalahan dalam Mengelap :Jangan mengelap dinding ataupun pintu dan bidang vertikal lainnya secara tergesa-gesa. Hal itu akan membuat debu justru beterbangan ke sana kemari. Laplah bagian yang berdebu dari atas ke bawah secara perlahan. Dengan demikian, kotorannya akan jatuh ke lantai. Setelah itu, pel lantai secara perlahan.

Membersihkan debu seringkali dipandang sebelah mata. Asal cepat dan asal beres. Namun jika salah, debu akan bergerak dan mengotori bagian rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *