Densus 88 Kembali Menggeledah Rumah Milik Seorang Terduga Teroris

Densus 88 Kembali Menggeledah Rumah Milik Seorang Terduga Teroris

MetroBendera.com – “ Densus 88 Kembali Menggeledah Rumah Milik Seorang Terduga Teroris ” Densus 88 kembali menggeledah rumah milik seseorang yang diduga terkait jaringan teroris di Banyuanyar, Banjarsari, Solo.

Densus 88 Kembali Menggeledah Rumah Milik Seorang Terduga Teroris. Yang pertama digeledah polisi adalah rumah milik seseorang yang berinisial IS (33) di Kampung Dukuh RT 03 RW 06 Perumahan Syariah Banyuanyar Solo. Setelah itu rumah ST (26), juga di Banyuanyar.

Sebelum menggeledah rumah IS, polisi menyisir dan mensterilkan lokasi agar masyarakat tidak bisa mendekati rumah yang akan digeledah itu. Dari sini, polisi menyita sebuah compact disc (CD), dua buah penutup buka, foto kopi surat nikah, dan beberapa buku.

Kasat Reskrim Polres Kota Surakarta Kompol Agus Puryadi mengaku polisi setempat hanya membantu Densus 88 dalam menggeledah rumah terduga teroris itu.

“Kedua terduga teroris itu, ditangkap Densus88 di Solo, pada Rabu petang. Keduanya ditangkap karena melakukan teror pelemparan bom molotov di sebuah Alfamart Darung Seregan Solo dan Candi Resto Solo Baru Sukaharjo, beberapa waktu lalu,” kata Agus.

Densus 88 kembali menggeledah rumah milik seseorang yang diduga terkait jaringan teroris di Banyuanyar, Banjarsari, Solo.

Sementara itu, Densus 88 juga menangkap seorang wanita berinisial TS alias UA di Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis pagi sekitar pukul 04.20 WIB.

“Yang bersangkutan ditangkap atas dugaan keterlibatan menawarkan jihat dan memberikan motivasi serta mempertemukan Dian Yulia Novi dengan M Nur Solihin,” jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul.

Dian Yulia Novi adalah terduga teroris yang ditangkap di Jalan Bintara VIII RT 04/09, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada sabtu pekan lalu. Dian diduga akan menjadi ‘pengantin’ yang akan meledakkan bom di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan perekrutan wanita dalam terorisme merupakan modus baru di Tanah Air.

Menurut dia, hal ini bukan hal yang baru di dunia terorisme. Dia mencotohkan bom yang ditujukan ke Rajiv Gandhi, perdana menteri keenam India. Saat itu, pengantin bomnya seorang perempuan.

Dia mengatakan, Densus88 telah menangkap mulai dari pembuat, penerima dana, pengantin pembantu, dan surbeyor jaringan teroris Bekasi ini. Mereka berencana meledakkan bom panci dengan pengantin perempuan di Istana Kepresidenan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *