Home / Berita / Prediksi Ekonomi RI menurut Sri Mulyani Tahun Depan
Prediksi Ekonomi RI menurut Sri Mulyani Tahun Depan
Prediksi Ekonomi RI menurut Sri Mulyani Tahun Depan

Prediksi Ekonomi RI menurut Sri Mulyani Tahun Depan

MetroBendera.com – ” Prediksi Ekonomi RI menurut Sri Mulyani Tahun Depan ” Prediksi Ekonomi RI menurut Sri Mulyani, diperkirakan tahun depan nanti pertumbuhan ekonomi akan berada di level 5,1%. Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan masih berpengaruh dengan sektor domestik, maka dari itu pemerintah terus mengejar potensi domestik yang ada.

Mengandalkan sektor domestik, gejolak yang terjadi pada sektor global diharapkan tak akan banyak mempengaruhi kondisi perekonomian RI, menurut Sri Mulyani. Pemerintah masih terus memaksimalkan peran masyarakat dalam hal peningkatan investasi hingga penerimaan pajak

“Tapi tantangannya perbankan kita hanya 6,5% kredit growth padahal dulu capai 10%. Ini adalah saling kait-mengkait karena kalau ekonomi stabil maka ada peningkatan komitmen investasi,” kata Sri Mulyani di Hotel Aston, Bogor, Sabtu (26/11/2016).

Walaupun dari sisi konsumsi rumah tangga dapat tumbuh di atas 5%, namun,kondisi ekspor dan impor RI masih negatif selama lima tahun terakhir. Sri Mulyani meminta supaya masyarakat ikut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi. Salah satu caranya ialah dengan membayar pajak.

“Tapi tantangannya perbankan kita hanya 6,5% kredit growth padahal dulu capai 10%. Ini adalah saling kait-mengkait karena kalau ekonomi stabil maka ada peningkatan komitmen investasi,” kata Sri Mulyani di Hotel Aston, Bogor, Sabtu (26/11/2016).

Walaupun dari sisi konsumsi rumah tangga dapat tumbuh di atas 5%, namun,kondisi ekspor dan impor RI masih negatif selama lima tahun terakhir. Sri Mulyani meminta supaya masyarakat ikut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi. Salah satu caranya ialah dengan membayar pajak.

“Kita sekarang jumlah tax to GDP ratio 13% secara total. Kalau tambahkan defisit ada total hingga 15 -16%. Kalau negara lain seperti India bisa capai 7% defisit. Kalau kita hanya mampu melakukan daya dorong APBN sebesar 16%,” jelasnya.

Sri Mulyani juga memiliki strategi dalam mengejar pertumbuhan ekonomi 2017, yaitu dengan memanfaatkan APBN sesuai skala prioritas pembangunan.

“Belanja juga perlu baik. Sedapat mungkin APBN tidak dikapling-kapling. Jadi semakin banyak yang dibentuk mandatory spending itu misalnya untuk kesehatan utang, gaji, sehingga fiskal space sangat kecil. Ini jangan lagi kita lakukan kapling-kapling,” kata dia.

 

About admin

Check Also

Untuk Debat Pilkada Putaran Kedua, Hanya Cukup Sekali Saja Menurut KPU DKI

Untuk Debat Pilkada Putaran Kedua, Hanya Cukup Sekali Saja Menurut KPU DKI

MetroBendera.com – ” Untuk Debat Pilkada Putaran Kedua, Hanya Cukup Sekali Saja Menurut KPU DKI ” …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *